Orang Inggris Malas Menyikat Gigi

Dalam sebuah studi di Inggris, mempunyai gigi yang putih akan dapat membuat Anda terlihat lebih menarik dan bisa jadi lima tahun lebih muda. Tidak mengherankan apabila kebanyakan orang di Inggris menginginkan giginya lebih putih. Sayangnya gigi kuning masih menjadi masalah paling besar. Ini disebabkan oleh malasnya mereka menyikat gigi.

Pengakuan dokter gigi di negerinya Ratu Elizabeth tersebut 75 persen orang Inggris saat ini menginginkan pemutihan gigi serta senyum seperti seorang selebriti. Studi ini meneliti hampir sekitar 2000 pria maupun wanita di seluruh Inggris dan dokter gigi profesional. Hasil yang didapat sepertiga dari pria berpikir mempunyai gigi putih dan bersih bisa memperlihatkan kekayaan dan statusnya. Gigi yang putih memiliki penilaian lebih baik bahwa mereka adalah orang yang berpendidikan.

 Kegiatan menyikat gigi dengan baik dan benar mempunyai banyak manfaat melawan penuaan dini. Studi dari Oral-B menyebutkan bahwa memiliki gigi yang putih mampu meningkatkan 20 persen daya tarik. Direktur senyum Oral-B, dr. Uchenna, menyatakan hasil riset telah membuktikan bahwa mayoritas masyarakat di Inggris begitu terpikat oleh senyum khas dari bangsa Amerika. Tak hanya artisnya, akan tetapi sebagian besar mereka sekarang melakukan investasi pada gigi putih sebagai suatu aset gaya hidup mereka.

"Dalam menemukan pekerjaan ataupun mencari sosok pasangan, senyum dibalut dengan gigi putih bersih menjadi investasi nyata dalam berbagai tingkatan," ujar dr. Uchenna dikutip dari Times of India. Diakui dr. Uchenna, walau kini gigi orang Inggris sudah jauh lebih baik, mereka tetap masih dicap sebagai bangsa yang malas untuk menyikat gigi. Bayangkan hanya 25 persen masyarakatnya yang menyikat gigi dengan baik dan benar. dr. Uchenna mengatakan ia mau menyaksikan negaranya fokus tidak hanya pada kecantikan instan semata untuk memiliki gigi putih.

Tetapi memastikan orang-orang dapat menyikat gigi dengan baik supaya perawatan mulut menjadi lebih baik. Ingatlah, menyikat gigi dengan baik dan benar bisa memberikan Anda aset yang tidak ternilai seumur hidup. Segera miliki gigi yang putih bersih lalu nikmatilah setiap hari dengan senyuman.

Memakai Bra Ternyata Dapat Merusak Payudara

Beberapa penelitian mengatakan kalau bra tidak baik digunakan seorang wanita sebelum tidur. Tetapi, Profesor Jean-Denis Rouillon malah penasaran sehingga merelakan 15 tahun hidupnya melakukan penelitian untuk mencari manfaat bra bagi payudara wanita. Hasilnya bra dianggap bisa mengendurkan payudara.

Riset tersebut sempat dianggap kontroversial karena akan membuat wanita jadi malas memakai bra. Rouillon tetap mengatakan kalau secara medis, fisiologis dan anatomi, wanita tidak akan mendapatkan manfaat apapun dari bra. Ketika payudara mengendur semua tergantung pada bentuk payudara masing-masing.

Dalam penelitiannya, sang profesor juga menyebutkan kalau para wanita di Inggris sudah mulai menyadari sejak beberapa tahun. Para wanita pun ditanyai apakah mereka menderita sakit punggung atau merasa dibatasi dalam melakukan tugas sehari-hari pada saat tidak menggunakan bra. "Keputusan untuk tidak memakai bra juga menarik karena berhubungan langsung dengan kenyamanan.

Wanita Inggris yang tidak mengenakan bra juga berdasarkan riset ternyata lebih mempunyai kepercayaan diri, payudara menjadi tidak kendur, sehingga payudara terlihat kencang dan terangkat, bahkan kualitas kulit membaik," demikian pengakuan Rouillon. Memang pada awalnya ia mengatakan bahwa 42 persen dari wanita yang ditelitinya merasa sangat ragu dan tidak nyaman.

Tapi setelahnya, mereka tidak pernah lagi mengeluhkan ada yang nyeri atau merasa terganggu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari termasuk olahraga. Perlu diketahui, pada penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa seorang wanita yang tidak memakai bra pada saat olahraga dapat merusak payudara itu sendiri. Rouillon menyatakan akan terus mengkampanyekan wanita tidak menggunakan bra agar lebih sehat.