Indonesia Baru Punya 550 Dokter Jantung

Indonesia baru ada 550 dokter spesialis penyakit jantung (kardiolog) dari sekitar 230 juta penduduknya. Berarti seperti satu orang dokter menangani sebanyak 400 ribuan pasien. Kini masalah tersebut kemungkinan akan segera teratasi seiring telah dipersiapkannya sebanyak 350 calon dokter jantung hasil didikan dari 12 rumah sakit pendidikan spesialis penyakit jantung yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Ketua Indonesian Heart Association, Prof. Rochmad Romdoni MD PhD FIHA, diperkirakan pada tahun 2020 Indonesia akan memiliki sekitar 2.000 orang kardiolog yang berarti satu orang dokter akan mampu menangani hampir 100 ribu pasien. Perlu diketahui bahwa penyakit jantung merupakan pembunuh masyarakat Indonesia nomor satu.

Oleh sebab itu, menurut pengakuan Rochmad, Menteri Kesehatan sudah memerintahkan seluruh gubernur agar penempatan dokter jantung merata hingga pelosok daerah. Kedua belas pusat pendidikan dokter jantung itu yakni Rumah Sakit Jantung Harapan Kita (Jakarta), Rumah Sakit Adam Malik (Medan), Rumah Sakit M Djamil (Padang), Rumah Sakit Hasan Sadikin (Bandung), Rumah Sakit Karyadi (Semarang), Rumah Sakit Sardjito (Yogyakarta), Rumah Sakit Moewardi (Solo), Rumah Sakit Saiful Anwar (Malang), Rumah Sakit Soetomo (Surabaya), Rumah Sakit Sanglah (Bali), Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (Makassar) dan RS Kandou (Manado).